Langsung ke konten utama

PALU MENGHANCURKAN KACA,TETAPI PALU MEMBENTUK BAJA

*Nanggroe Aceh darussalam*
Apa makna dari pepatah diatas.
jika kita rapuh seperti kaca maka ketika palu menghantam,kita akan mudah di cerai berai,frustasi,kecewa,marah-marah dan nafsi-nafsi.
jika kita adalah kaca maka kita juga rentan terhadap benturan,kita mudah di pisahkan oleh bangsa lain,sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan perkauman yang melihara egois.

Wahai bangsa aceh,jangan pernah jadi kaca,tapi jadilah baja,karna baja adalah mental yang selalu positif bahkan tetap bersatu di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit menghimpitnya.
Mengapa demikian?orang seperti itu selalu menganggap bahwa,masalah adalah proses kehidupan untuk membentuk lebih baik.
Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang dibentuk dengan palu,setiap pukulan memang menyakitkan,namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini sedang di tindas oleh masalah hidup atau di adu domba oleh bangsa asing,mari kita pegang tangan untuk melawan.
Moyang kita aceh dulu laksana baja,mereka akan selalu melihat palu yang menghantam mereka sebagai sahabat yang akan membentuk mereka.
Sebaliknya jika kita kaca maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kaca.

Geutanyoe aceh mandum bek lee gaseh ijak Ublang sayang jiek u glee.(beu sapue pakat beu rapat lagee adoe-a.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerajaan Islam Pertama di tumbuhkan di Asia tenggara adalah kerajaan Perlak

Jamaah pengajian jum'atan bersama walet nu ( Tgk Nuruzzahri )dari Meureudu pidie jaya,jum'at 12/5-2017.melakukan kunjungan Ziarah Makam Sultan Alaidin said maulana Abdul aziz syah,di desa mandrum paya meuligoe,Perlak Aceh timur. Sultan Alaidin merupakan pendiri kerajaan Islam pertama di Asia tenggara. Tujuan dari ziarah itu adalah untuk mengingatkan kita kepada kematian,melihat peristiwa sejarah,sekaligus memberi pemahaman kepada jamaah,bahwa kerajaan islam pertama muncul di Asia tenggara adalah kerajaan perlak( Peureulak ) tutur walet nu. Para jamaah yang ikut sebanyak 20 orang,menggunakan kendaraan pribadi,ini sangat puas dengan wisata Rohani seperti ini. Semoga kedepan mendapatkan kesempatan untuk menziarahi ke makam ulama dan Raja-Raja lainya,ungkap seorang jamaah seperti di kutip walet nu.

Tempat wisata Pusat penelitian kopi dan kakao

mari sama2 kita datangi dan melihat pemandangan yang Indah.

Hati Nurani Seseorang nggak ada yang tahu

Bercerita tentang hati nurani disetiap manusia nggak ada yang tahu,maka dari itulah kita jangan pernah beranggapan jelek untuk orang lain dengan menilai orang lain luarnya saja. Jujur manusia ini sangat marah dengan orang2 yang selalu menilai orang lain dengan melihat dari segi luarnya,seandai kita tahu kita ini hanya bisa saling pengertian dan memahami satu sama lainya. Mari bersihkan hati kita sesama yang lainya,semoga kita nggak ada rasa saling membenci dan tingkat persaudaraan kita antar sesama. Mari kita tingkatkan persaudaraan kita antar sesama dengan menyambung silahturrahmi yang baik dan penuh keakraban.