Langsung ke konten utama

Dimana mereka saat ini dan bagaimana pula nasibnya

Nanggroe Aceh Darussalam. Ketika Aceh konflik bersenjata dulu mereka gagah dan patriot dimedan tempur itulah serikandi aceh yang digelar pasukan inong balee. Mereka juga punya komando kalau di pasee pasukan Tjut mutia,sedangkan dibatee ie liek pasukan guda groep,dipidie pasukan malahayati,sedangkan di perlak pasukan nurul akla dan masih banyak lagi di daerah-daerah lain di seluruh aceh. Adakah yang mengerti nasib mereka,adakah yang memperhatikan mereka,dimana mereka saat ini,mereka tak ubah lagee gapeueh angen ba,ada yang merantau keluar negeri,menjadi babu di negeri orang hanya demi mencari rezeki,ada juga di negeri sendiri yang menjadi petani dan tueng upah seumula dan keumeukoh diblang negeri sendiri. Kita jangan menutup mata,serta menutup mata hati terhadap mereka,seakan-akan mereka tidak pernah ada. Kita harus ingat mereka juga standar dengan kami lelaki,dibatee ieliek komandan pasukan yang memimpin cut matang,maka dari itu kita perlu merenungi dimana mereka dan bagaimana nasibnya. Aku merindukan mereka sebagai srikandi Aceh yang dulu sama berjuang dengan kami dihutan belantara. Mohon maaf jika ada pasukan inong balee yang membaca rilis saya ini,jika terdapat kejanggalan dan kekurangan saya minta maaf. Kutipan Rilis Fb:Ramli yusuf.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat wisata Pusat penelitian kopi dan kakao

mari sama2 kita datangi dan melihat pemandangan yang Indah.

Kerajaan Islam Pertama di tumbuhkan di Asia tenggara adalah kerajaan Perlak

Jamaah pengajian jum'atan bersama walet nu ( Tgk Nuruzzahri )dari Meureudu pidie jaya,jum'at 12/5-2017.melakukan kunjungan Ziarah Makam Sultan Alaidin said maulana Abdul aziz syah,di desa mandrum paya meuligoe,Perlak Aceh timur. Sultan Alaidin merupakan pendiri kerajaan Islam pertama di Asia tenggara. Tujuan dari ziarah itu adalah untuk mengingatkan kita kepada kematian,melihat peristiwa sejarah,sekaligus memberi pemahaman kepada jamaah,bahwa kerajaan islam pertama muncul di Asia tenggara adalah kerajaan perlak( Peureulak ) tutur walet nu. Para jamaah yang ikut sebanyak 20 orang,menggunakan kendaraan pribadi,ini sangat puas dengan wisata Rohani seperti ini. Semoga kedepan mendapatkan kesempatan untuk menziarahi ke makam ulama dan Raja-Raja lainya,ungkap seorang jamaah seperti di kutip walet nu.

Hiburan