Langsung ke konten utama

ACEH TANAH AIRKU DAN TEMPAT KELAHIRANKU


*Nanggroe Aceh Darussalam*

Aceh tanah dan tempat kelahiranku
Di tanah inilah pendaratan islam nusantara yang pertama.
Di sini aku berpijak Sampai Aku di besarkan.
Tempat ini penuh kemegahan di masa pemerintahan iskandar muda.
kutapaki negeri lain tak seindah negerimu Aceh.

Aceh........
Ketika tsunami 2004 terjadi aku berduka padamu Aceh.
Ketika perdamaian 2005 terjadi Aku bangga padamu Aceh.

Ketika tsunami datang dapat kau hadapi dengan tabah segala cobaan.
Ketika UUPA 2006 disahkan aku percaya akan kejayaanmu Aceh.

Di tanah mu Aceh Adat,hukom,qanun,resam terlaksana dengan baiknya.
Ditanah mu seudati,rapa'i saman,ranup lampuan jadi kesenianmu Aceh.

Ditanahmu Aceh islam sebagai panutan yang utama.
Ditanahmu engkau di sebut Aceh serambi mekkah.
Dibalik rasa bangga itu semua dan rasa percayaku,ku takut dengan keadaanmu Aceh.

Akankah engkau baik-baik saja,karna orang-orang di luar sana sangat menginginkanmu Aceh.
Ku takutkan karna hasil bumi mu begitu melimpah.

Aceh akan kah ada pemimpin mu ke depan
Yang sayang akan engkau dan menjagamu dari negeri-negeri Asing akan Merampasmu dan menguras hasil bumi mu.

Doaku selalu untukmu Aceh.Semoga engkau baik-baik saja.
karna engkau negeri yang ku cinta.

Sekian terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat wisata Pusat penelitian kopi dan kakao

mari sama2 kita datangi dan melihat pemandangan yang Indah.

Kerajaan Islam Pertama di tumbuhkan di Asia tenggara adalah kerajaan Perlak

Jamaah pengajian jum'atan bersama walet nu ( Tgk Nuruzzahri )dari Meureudu pidie jaya,jum'at 12/5-2017.melakukan kunjungan Ziarah Makam Sultan Alaidin said maulana Abdul aziz syah,di desa mandrum paya meuligoe,Perlak Aceh timur. Sultan Alaidin merupakan pendiri kerajaan Islam pertama di Asia tenggara. Tujuan dari ziarah itu adalah untuk mengingatkan kita kepada kematian,melihat peristiwa sejarah,sekaligus memberi pemahaman kepada jamaah,bahwa kerajaan islam pertama muncul di Asia tenggara adalah kerajaan perlak( Peureulak ) tutur walet nu. Para jamaah yang ikut sebanyak 20 orang,menggunakan kendaraan pribadi,ini sangat puas dengan wisata Rohani seperti ini. Semoga kedepan mendapatkan kesempatan untuk menziarahi ke makam ulama dan Raja-Raja lainya,ungkap seorang jamaah seperti di kutip walet nu.

Hiburan